![]() |
| Penelitian: 49% Pengguna Internet Takut Belanja Online |
Belanja online memang sangat menyenangkan. Saat berbelanja online semua kemudahan diberikan. Mulai
dari pembayaran, pemilihan barang, hingga barang sampai ditangan kita termasuk
proses yang tidaklah rumit. Dikutip dari survei yang dilakukan Kaspersky Lab
dan B2B International, 49% pengguna internet di seluruh dunia merasa rentan
saat berbelanja online atau melakukan transaksi secara online.
Berikut adalah beberapa
alasan yang sering diungkap para pengguna internet yang takut akan belanja
online:
Pilihan pembayaran
Terkadang para pengguna sering
menggunakan kartu kredit. Namun mereka sering takut kartu debit dan kredit
selalu dituntut untuk memberikan sejumlah informasi perbankan yang relevan.
Yang nantinya dapat merugikan mereka. Kebanyakan lebih senang dengan metode
‘Cash on Delivery’ agar lebih aman.
Rawan penipuan
Banyak cerita penipuan yang
beredar dari kegiatan jual beli online. Salah satu cerita unik seorang pembeli
yang pernah membeli laptop merek Apple, tapi yang dikirim ke rumahnya hanyalah
sebuah apel sungguhan. Tentu hal ini membuat siapapun yang membaca akan merasa
takut untuk berbelanja online.
Syarat dan ketentuan
Sebagian besar situs online
memberikan tawaran `barang yang sudah dibeli bisa dikembalikan atau ditukar`.
Meski demikian, Anda tetap harus membaca syarat dan ketentuan di setiap
penawaran yang diberikan. Namun tidak jarang juga situs online yang bisa
menukar barang yang telah dibeli jika terjadi kerusakan pada produk.
Kecanduan belanja
Tentu ini hal yang ditakutkan setelah kita
merasakan kemudahan saat berbelanja online. Karena telah merasakan kemudahan
kita akan ketagihan untuk membeli barang-barang yang mungkin tidak terlalu
berguna. Dan yang perlu anda waspadai adalah membengkaknya tagihan kertu kredit
akibat kecanduan ini.
Tag :
Berita

0 Komentar untuk "Penelitian: 49% Pengguna Internet Takut Belanja Online"